![]() |
| Kondisi Rumah Warga Desa Bangun Sari Setelah di Terjang Anging Puting Beliung, Pada Pukul 17:00 WIB 16 Agustus 2026 |
πππ‘ππππ¬ππ‘π, π―πΌπΏπ±π²πΏππ.πΌπ»πΉπΆπ»π² — Musibah bencana alam angin puting beliung yang disertai hujan deras menerjang wilayah RT 01 dan RT 02 Desa Bangun Sari, Kecamatan Teriak, Kabupaten Bengkayang. Peristiwa tersebut terjadi pada hari Minggu, 16 Agustus 2026, sekitar pukul 19.00 WIB.
Berdasarkan laporan resmi dari Pemerintah Desa Bangun Sari yang ditujukan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bengkayang, amukan angin puting beliung ini menyebabkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan dengan tingkat yang bervariasi, mulai dari rusak ringan, sedang, hingga rusak berat.
Bisung mengungkapkan bahwa amukan angin kencang yang datang secara tiba-tiba itu membuat sejumlah warga harus menyelamatkan diri ke tempat yang lebih aman. Setelah kejadian tersebut, warga yang rumahnya mengalami kerusakan terpaksa menumpang di rumah tetangga yang tidak terdampak bencana.
"Kejadian sekitar jam 19.00 malam Minggu, angin bersamaan hujan deras. Setelah kejadian numpang rumah tetangga yang tidak terdampak," ujar Bisung.
Berikut adalah rincian data warga yang terdampak beserta tingkat kerusakannya,
1. Yohanes Kayum (Warga RT 02) — Rusak Sedang,
2. Sikap (Warga RT 02) — Rusak Sedang
3. Mastomo (Warga RT 02, domisili di Desa Teriark) — Rusak Berat
4. Supianus (Warga RT 02) — Rusak Berat
5. Giri (Warga RT 02) — Rusak Ringan
6. Thomas (Warga RT 02) — Rusak Berat
7. Udun (Warga RT 02) — Rusak Ringan
8. Suhartono (Warga RT 02) — Rusak Ringan
9. Agustinus Agus (Warga RT 01) — Rusak Berat
10. Bonifasius (Warga RT 02) — Rusak Ringan
11. Alim (Warga Bana, domisili Desa Bangun Sari RT 02) — Rusak Berat
12. Karoyo (Warga Bana, domisili Desa Bangun Sari RT 02) — Rusak Berat
Pemerintah Desa Bangun Sari menyatakan bahwa data jumlah kerusakan dan kerugian tersebut masih bersifat sementara. Pihak desa tidak menutup kemungkinan adanya penambahan jumlah warga yang terdampak seiring dengan pendataan lanjutan yang terus dilakukan di lapangan.
Berdasarkan data lanjutan dari tabel rekapitulasi korban terdampak bencana angin puting beliung di Desa Bangun Sari, Kecamatan Teriak, total kerugian material yang dialami oleh 12 kepala keluarga ditaksir bervariasi sesuai dengan tingkat kerusakan bangunan.
Berikut adalah rincian lengkap mengenai alamat, tingkat kerusakan, serta perkiraan kerugian material masing-masing warga:
1. Yohanes Kayum (RT 02 Sohak) — Rusak Sedang dengan perkiraan kerugian sebesar Rp2.590.000
2. Sikap (RT 02 Sohak) — Rusak Sedang dengan perkiraan kerugian sebesar Rp3.100.000
3.vMastomo (RT 02 Sohak, domisili Desa Teriak) — Rusak Berat dengan perkiraan kerugian sebesar Rp5.320.000
4. Supianus (RT 02 Sohak) — Rusak Berat dengan perkiraan kerugian sebesar Rp4.453.000
5. Giri (RT 02 Sohak) — Rusak Ringan dengan perkiraan kerugian sebesar Rp1.260.000
6. Thomas (RT 02 Sohak) — Rusak Berat dengan perkiraan kerugian sebesar Rp4.220.000
7. Udun (RT 02 Sohak) — Rusak Ringan dengan perkiraan kerugian sebesar Rp280.000
8. Suhartono (RT 02 Sohak) — Rusak Ringan dengan perkiraan kerugian sebesar Rp580.000
9. Agustinus Agus (RT 01 Angkap) — Rusak Berat dengan perkiraan kerugian terbesar mencapai Rp17.450.000
10. Bonifasius (RT 02 Sohak) — Rusak Ringan dengan perkiraan kerugian sebesar Rp700.000
11. Alim (RT 02 Sohak, warga Desa Bana) — Rusak Berat dengan perkiraan kerugian sebesar Rp5.000.000
12. Karoyo (RT 02 Sohak, warga Desa Bana) — Rusak Berat dengan perkiraan kerugian sebesar Rp10.000.000
Kerusakan berat dialami oleh enam warga, dengan kerugian material terbesar diderita oleh Agustinus Agus yang mencapai Rp17.450.000. Sementara itu, warga lainnya mengalami kerusakan ringan hingga sedang dengan kerugian bervariasi mulai dari Rp280.000 hingga Rp3.100.000.
Dari data tersebut, kerusakan berat didominasi oleh rumah-rumah warga di wilayah Sohak dan Angkap, di mana kerugian material tertinggi dialami oleh Agustinus Agus dengan taksiran kerugian mencapai belasan juta rupiah.
Rep. Latip Ibrahim


