![]() |
| Ilustrasi Gambar Aksi Maling Hewan Peliharaan Anjing di Bengkayang dibuat dari AI |
πππ‘ππππ¬ππ‘π, π―πΌπΏπ±π²πΏππ.πΌπ»πΉπΆπ»π² – Keresahan tengah menyelimuti warga di Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, dalam beberapa pekan terakhir. Pasalnya, laporan mengenai kehilangan hewan peliharaan, khususnya anjing, semakin meningkat tajam. Para pelaku diduga mengincar anjing peliharaan warga baik untuk diperjualbelikan maupun dikonsumsi.
Berdasarkan keterangan beberapa warga yang menjadi korban, para pencuri biasanya beraksi pada dini hari antara pukul 02.00 hingga 04.00 WIB saat situasi lingkungan sedang sepi. Modus yang digunakan beragam, mulai dari memberi umpan beracun pelaku melemparkan makanan yang telah dicampur racun atau obat tidur agar anjing tidak menggonggong saat dibawa, Penggunaan Jerat/Sumpit pelaku yang lebih profesional menggunakan alat jerat kawat atau sumpit bius untuk melumpuhkan hewan secara cepat, dan kendaraan roda dua & empat. Saksi mata sering melihat kendaraan mencurigakan yang mondar-mandir di pemukiman sebelum kejadian kehilangan dilaporkan.
Salah satu warga di Kecamatan Bengkayang, Ari mengaku kehilangan dua ekor anjing penjaga rumahnya dalam satu malam.
"Padahal anjing saya di dalam pagar, tapi pagi harinya sudah tidak ada. Tidak ada suara gonggongan sama sekali, sepertinya mereka sudah profesional," keluhnya pada Sabtu (18/4).
Hal senada juga dirasakan warga di daerah pedalaman Bengkayang yang melaporkan kehilangan serupa. Maraknya kasus ini diduga berkaitan dengan tingginya permintaan pasar gelap di luar daerah.
Menanggapi fenomena ini, tokoh masyarakat dan pihak berwajib menghimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan. Berikut adalah beberapa langkah antisipasi yang disarankan:
1. Pastikan hewan peliharaan berada di dalam kandang atau area pagar yang terkunci rapat saat malam hari.
2. Jika memungkinkan, pasang kamera pengawas di titik masuk rumah untuk mengidentifikasi plat nomor kendaraan mencurigakan.
3. Meningkatkan patroli warga secara bergantian untuk mempersempit ruang gerak pelaku.
4. Segera lapor ke kepolisian terdekat jika melihat gerak-gerik orang asing yang mencurigakan di lingkungan sekitar.
Hingga berita ini diturunkan, warga berharap ada tindakan tegas dari aparat penegak hukum untuk mengusut jaringan pencuri hewan ini agar situasi Kamtibmas di Bengkayang kembali kondusif.
Rep. Latip Ibrahim


