πππ‘ππππ¬ππ‘π, π―πΌπΏπ±π²πΏππ.πΌπ»πΉπΆπ»π² – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Cendekiawan Dayak Nasional (ICDN) Kabupaten Bengkayang resmi dikukuhkan untuk masa bakti 2025–2030. Prosesi pengukuhan yang khidmat dan meriah ini dilangsungkan di Gedung Ramin Bantang, Kabupaten Bengkayang, pada Jumat, 24 Juli 2026.
Dalam sambutannya, kepengurusan DPD ICDN Kabupaten Bengkayang periode 2025–2030 berkomitmen untuk menjadi wadah pemersatu serta motor penggerak pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang unggul di Bumi Sebalo. Kehadiran para cendekiawan Dayak di Bengkayang diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata, baik di bidang pendidikan, sosial, budaya, maupun ekonomi kerakyatan
"ICDN hadir bukan sekadar organisasi formal, tetapi sebagai wadah strategis bagi para cendekiawan Dayak untuk berpikir kritis, memberikan gagasan konstruktif, serta bersinergi dengan pemerintah daerah dalam memajukan Kabupaten Bengkayang yang lebih maju dan berdaya saing."
Prosesi pengukuhan yang bertempat di Ramin Bantang Bengkayang sebuah bangunan yang sarat dengan nilai tradisi dan identitas budaya Dayak menambah kekhidmatan jalannya acara. Selain pembacaan surat keputusan dan penyerahan pataka organisasi, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pementasan seni budaya lokal serta ramah tamah antarpengurus dan tamu undangan.
Dengan dikukuhkannya kepengurusan baru ini, DPD ICDN Kabupaten Bengkayang diharapkan segera menyusun program kerja konkrit yang sejalan dengan visi pembangunan daerah serta senantiasa mengawal kepentingan masyarakat adat secara profesional dan berintegritas.
Sementara itu, Bupati Sebastianus Darwis menyampaikan bahwa keberadaan organisasi yang menghimpun kalangan akademisi, pemikir, dan intelektual ini memiliki posisi krusial dalam menyumbangkan gagasan konstruktif, kajian ilmiah, serta rekomendasi kebijakan guna mengakselerasi percepatan pembangunan di Bumi Sebalo.
Dalam arahannya, Bupati menekankan bahwa kemajuan suatu daerah tidak hanya diukur dari masifnya pembangunan infrastruktur fisik semata, melainkan sangat bergantung pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).
"Keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya ditentukan oleh pembangunan infrastruktur, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia, pendidikan, riset, inovasi, serta kemampuan memanfaatkan potensi daerah secara berkelanjutan," ujar Sebastianus Darwis.
Lebih lanjut, ia memaparkan bahwa Kabupaten Bengkayang menyimpan potensi besar yang dapat dioptimalkan melalui kolaborasi bersama para cendekiawan. Potensi tersebut mencakup sektor pertanian, perkebunan, pariwisata unggulan, kawasan perbatasan, hingga pelestarian kekayaan seni dan budaya Dayak. Seluruh sektor ini dinilai memerlukan sentuhan riset dan inovasi agar mampu mendongkrak kesejahteraan masyarakat secara nyata.
Melalui momentum pengukuhan ini, Pemerintah Kabupaten Bengkayang menaruh harapan besar agar jajaran pengurus DPD ICDN periode 2025–2030 mampu merumuskan program kerja nyata yang bersinergi dengan visi pembangunan daerah.
Pemerintah daerah berharap ICDN dapat terus aktif di garda terdepan dalam bidang pendidikan, pengembangan teknologi tepat guna, pemberdayaan ekonomi kerakyatan, serta peningkatan daya saing generasi muda di Kabupaten Bengkayang.
Rep. Latip Ibrahim


