Notification

×

Iklan Tampilan Dekstop

Iklan Tampilan HP

Tingkatkan Transparansi, Pemkab Bengkayang Akselerasi Digitalisasi Lewat KATALIS P2DD 2026

Kamis, 05 Maret 2026 | Maret 05, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-04T22:28:58Z

 



𝗕𝗘𝗡𝗚𝗞𝗔𝗬𝗔𝗡𝗚, 𝗯𝗼𝗿𝗱𝗲𝗿𝘁𝘃.𝗼𝗻𝗹𝗶𝗻𝗲 – Pemerintah Kabupaten Bengkayang menyatakan komitmen penuh dalam mempercepat transformasi digital tata kelola keuangan daerah. Hal ini ditegaskan saat mengikuti kegiatan Inisiasi Peningkatan Kapasitas dan Literasi Sinergi Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (KATALIS P2DD) Tahun 2026 yang digelar secara hybrid, Selasa, 4 Februari 2026


Kegiatan bertema “𝗣𝗲𝗿𝗰𝗲𝗽𝗮𝘁𝗮𝗻 𝗥𝗲𝗮𝗹𝗶𝘀𝗮𝘀𝗶 𝗣𝗲𝗻𝗲𝗿𝗶𝗺𝗮𝗮𝗻 𝗱𝗮𝗻 𝗕𝗲𝗹𝗮𝗻𝗷𝗮 𝗗𝗮𝗲𝗿𝗮𝗵 𝗺𝗲𝗹𝗮𝗹𝘂𝗶 𝗧𝗿𝗮𝗻𝘀𝗳𝗼𝗿𝗺𝗮𝘀𝗶 𝗗𝗶𝗴𝗶𝘁𝗮𝗹” ini merupakan kolaborasi antara Kemenko Perekonomian RI, Bank Indonesia, dan Kemendagri RI.


Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkayang, Yustianus, yang juga menjabat sebagai Ketua Harian TP2DD Kabupaten Bengkayang, menekankan bahwa digitalisasi bukan lagi sebuah pilihan, melainkan keharusan untuk efisiensi birokrasi.


"Kita harus bergerak cepat. Digitalisasi transaksi ini adalah kunci untuk meminimalkan kebocoran anggaran dan memastikan belanja daerah tepat sasaran. Melalui forum KATALIS ini, kami ingin memastikan bahwa seluruh OPD di Bengkayang siap menyongsong ekosistem digital yang terintegrasi," tegas Yustianus.


Senada dengan hal tersebut, Kepala Bapenda Kabupaten Bengkayang, Yohanes Atet, menjelaskan bahwa fokus utama saat ini adalah optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Menurutnya, sistem non-tunai akan memberikan kemudahan bagi wajib pajak sekaligus meningkatkan akuntabilitas data.


"Tujuannya jelas, mempermudah masyarakat dalam mengakses layanan publik dan memastikan setiap rupiah potensi pendapatan daerah tercatat secara akurat. Kami akan mengadopsi praktik terbaik (best practices) dari daerah lain yang telah sukses agar implementasinya di Bengkayang maksimal," ungkap Yohanes.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris BPKAD, Yakobus Rijo, di lokasi terpisah. Pemerintah Pusat sendiri mendorong agar pemerintah daerah lebih jeli melihat potensi PAD yang belum tergarap maksimal melalui instrumen digital.


Dengan penerapan sistem yang terintegrasi, Pemkab Bengkayang optimis dapat menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan mampu memberikan pelayanan publik yang jauh lebih cepat bagi seluruh warga Kabupaten Bengkayang.



Rep. Latip Ibrahim 

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update