Notification

×

Iklan Tampilan Dekstop

Iklan Tampilan HP

Kalimantan Barat Juara Karhutla 2026, Ribuan Titik Panas Menyala dalam Sepekan

Rabu, 26 Agustus 2026 | Agustus 26, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-26T13:36:59Z

 


π—£π—’π—‘π—§π—œπ—”π—‘π—”π—ž, π—―π—Όπ—Ώπ—±π—²π—Ώπ˜π˜ƒ.𝗼𝗻𝗹𝗢𝗻𝗲 — Kalimantan Barat menjadi wilayah dengan sebaran titik panas (hotspot) terbanyak dan lahan terbakar terluas di Pulau Kalimantan sepanjang 2026. 


Data terbaru Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) per 26 Agustus 2026 pukul 00.00–17.00 WIB mencatat total 2.825 titik panas tersebar di seluruh wilayah provinsi ini mulai dari pesisir barat hingga perbatasan timur yang berbatasan langsung dengan Kalimantan Timur.


Sebaran tampak dari Pesisir hingga Pedalaman


Peta sebaran yang diolah BMKG berdasarkan citra satelit Terra, Aqua, S-NPP, dan NOAA-20 menunjukkan titik panas tak hanya terkonsentrasi di satu wilayah, melainkan memanjang dari kawasan pesisir barat daya hingga jalur tengah dan timur provinsi. Dari total titik panas tersebut, mayoritas 2.674 titik  berada pada kategori kepercayaan sedang, sementara 76 titik masuk kategori tinggi dan 75 titik kategori rendah.


Klaster titik panas kepercayaan tinggi (ditandai warna merah) tampak memadat di bagian tengah dan selatan wilayah, mengindikasikan area dengan potensi kebakaran aktif yang perlu mendapat perhatian serius petugas lapangan.


Tren Membaik, tapi Jangan Lengah


Kabar cukup melegakan dari sisi tren mingguan. Data statistik tujuh hari terakhir memperlihatkan jumlah titik panas harian justru menurun signifikan, dari puncaknya pada 20 Agustus, terus melandai hingga mencapai titik terendah pada 24 Agustus, sempat naik tipis pada 25 Agustus, lalu kembali turun tajam pada 26 Agustus. 


Namun perlu dicatat, angka pada 26 Agustus baru mencakup data hingga pukul 17.00 WIB sehingga belum mencerminkan akumulasi satu hari penuh.


Kalbar Jauh Tinggalkan Provinsi Lain


Yang lebih mencolok adalah data luas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) se-Kalimantan sepanjang 2026. Kalimantan Barat mencatatkan luas lahan terbakar atau terdampak mencapai 38.310,86 hektare jauh melampaui provinsi tetangga.


Kalimantan Barat — 38.310,86 ha

Kalimantan Selatan — 9.088,75 ha

Kalimantan Tengah — 7.634,46 ha

Kalimantan Timur — 936,95 ha

Kalimantan Utara — data luas belum tersedia


Dengan kata lain, luas karhutla di Kalimantan Barat lebih dari empat kali lipat dibanding Kalimantan Selatan di posisi kedua, dan lebih dari 40 kali lipat dibanding Kalimantan Timur. BMKG mengingatkan bahwa periode dan metode pengukuran dapat berbeda antarprovinsi, sehingga perbandingan ini perlu dibaca dengan konteks tersebut.


Perlu Kewaspadaan Berkelanjutan

Meski tren titik panas mingguan menunjukkan penurunan, luas kumulatif lahan terbakar yang sudah menembus puluhan ribu hektare menegaskan bahwa musim kemarau 2026 di Kalimantan Barat tergolong berat. 


Pemerintah daerah dan instansi terkait diharapkan tetap siaga, terutama di titik-titik dengan kepercayaan deteksi tinggi yang tersebar di wilayah tengah dan selatan provinsi, sembari terus memantau potensi kabut asap yang berdampak pada kualitas udara dan aktivitas warga.


Sumber data: BMKG (Peta Sebaran Titik Panas), diolah dari data BRIN; statistik tren dan luas karhutla per Agustus 2026.



Rep. R. Situmorang 

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update