![]() |
| Kapolres Bengkayang, AKBP Syahirul Awab Menerima Langsung Piala Prestasi Ketahanan Pangan di Kawasan Mega Mall Pontianak. Minggu, 28/6/2026 |
π£π’π‘π§πππ‘ππ, π―πΌπΏπ±π²πΏππ.πΌπ»πΉπΆπ»π² – Polres Bengkayang mencatatkan prestasi gemilang dalam rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Polres Bengkayang resmi dinobatkan sebagai Juara Umum Lomba Ketahanan Pangan tingkat Polda Kalimantan Barat, berkat dedikasi luar biasa dalam memajukan sektor pertanian, khususnya komoditas jagung.
Penghargaan bergengsi tersebut diterima langsung oleh Kapolres Bengkayang, AKBP Syahirul Awab, S.Sos., S.I.K., dalam kegiatan olahraga bersama di kawasan Ayani Megamal, Pontianak, Minggu (28/6/2026).
Keberhasilan Polres Bengkayang didasarkan pada penilaian komprehensif terhadap kontribusi nyata di lapangan. Capaian yang diraih menunjukkan bahwa jajaran Polres Bengkayang benar-benar menjadi motor penggerak ekonomi petani lokal. Berikut adalah rincian prestasi yang mengantarkan Polres Bengkayang ke puncak juara:
1. Peringkat Pertama, Total Hasil Produksi Jagung Juni 2026 dengan capaian fantastis sebanyak 615,3 ton.
2. Peringkat Pertama, Total Serapan Bulog sebesar 70,10 ton.
3. Peringkat Pertama, Penyaluran Nominal KUR Himbara senilai Rp2,015 miliar. Dana ini disalurkan melalui berbagai perbankan di Kabupaten Bengkayang untuk memperkuat modal usaha para petani jagung, dan
4. Peringkat Ketiga, Luasan Lahan Tanam Juni 2026 seluas 91,3 hektare.
Kapolres Bengkayang, AKBP Syahirul Awab, menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan kemenangan kolektif bagi masyarakat Kabupaten Bengkayang. Baginya, angka-angka produksi yang dicapai bukanlah sekadar statistik, melainkan bukti nyata keberhasilan kolaborasi lintas sektor.
"Penghargaan ini bukan semata-mata milik Polres Bengkayang, tetapi merupakan buah dari kolaborasi semua pihak yang memiliki semangat yang sama dalam mendukung program ketahanan pangan. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh stakeholder dan masyarakat yang telah bekerja bersama hingga prestasi ini dapat diraih," ujar Kapolres dalam rilis resmi Humas Polres Bengkayang.
Kapolres juga memberikan apresiasi khusus kepada pihak perbankan di Kabupaten Bengkayang yang telah memfasilitasi akses permodalan bagi para petani jagung melalui skema KUR Himbara. Sinergi ini dinilai menjadi kunci utama dalam memastikan petani mendapatkan dukungan finansial yang tepat sasaran untuk meningkatkan produktivitas lahan.
Prestasi ini sekaligus menjadi kado manis bagi institusi Polri di usia ke-80 tahun. Dengan capaian produksi jagung yang menembus angka 615,3 ton, Polres Bengkayang telah membuktikan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya berfokus pada aspek keamanan dan ketertiban (Kamtibmas), tetapi juga aktif dalam mengawal program strategis pemerintah untuk mewujudkan kedaulatan pangan nasional.
Dalam sambutannya mewakili Kapolda Kalimantan Barat Irjen Pol. Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H., Wakapolda Kalbar Brigjen Pol. Hindarsono, S.I.K., S.H., M.Hum., menekankan bahwa rangkaian kegiatan peringatan HUT Bhayangkara tahun ini adalah wadah untuk merefleksikan kembali dedikasi Polri selama delapan dekade mengabdi untuk negeri.
Wakapolda menegaskan bahwa keberhasilan yang diraih oleh satuan kerja, seperti prestasi ketahanan pangan yang disabet oleh Polres Bengkayang, merupakan bukti nyata bahwa Polri kini telah bertransformasi menjadi institusi yang multisektoral.
"Momentum ini bukan hanya menjadi ajang menjaga kesehatan jasmani, tetapi juga memperkuat sinergi, sportivitas, serta rasa bangga terhadap berbagai prestasi yang telah ditorehkan oleh personel, satuan kerja, dan mitra Polri dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian," ujar Brigjen Pol. Hindarsono saat memberikan apresiasi.
Pernyataan ini sejalan dengan harapan agar Polri terus adaptif dan kolaboratif. Dengan memperkuat rasa bangga terhadap prestasi yang dicapai, diharapkan seluruh personel Polri di jajaran Polda Kalbar semakin termotivasi untuk memberikan pengabdian terbaik, menjaga sportivitas dalam bekerja, serta terus membangun kepercayaan publik melalui kontribusi nyata di setiap lini kehidupan masyarakat.
Rep. Latip Ibrahim


