Notification

×

Iklan Tampilan Dekstop

Iklan Tampilan HP

Pohon Mentawa Terbakar Disambar Petir di Tengah Terik Matahari, Warga Desa Untang Gempar

Minggu, 29 Maret 2026 | Maret 29, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-28T17:33:56Z

 

Pohon Mentawa Disambar Petir di Musim Kemarau 


π—Ÿπ—”π—‘π——π—”π—ž, π—―π—Όπ—Ώπ—±π—²π—Ώπ˜π˜ƒ.𝗼𝗻𝗹𝗢𝗻𝗲 – Suasana khidmat perayaan adat Tahun Baru Padi di Desa Untang, Kecamatan Menyuke Hulu, Kabupaten Landak, mendadak berubah menjadi kepanikan. Sebuah pohon Mentawa di tengah pemukiman warga terbakar hebat setelah dihantam sambaran petir pada Sabtu (28/3/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.


Kejadian ini menjadi sangat ikonik karena terjadi di tengah rentetan momen penting bagi masyarakat setempat. Selain bertepatan dengan perayaan tradisi Tahun Baru Padi, peristiwa ini juga terjadi tepat sehari sebelum peringatan Minggu Palma bagi umat Katholik


Fenomena ini tergolong langka lantaran terjadi di tengah cuaca musim kemarau yang ekstrem. Saat kejadian, langit di wilayah tersebut terpantau cerah tanpa awan mendung yang signifikan.


Salah seorang warga setempat menuturkan bahwa dentuman halilintar terdengar sangat keras meski matahari sedang terik-teriknya. Sambaran tersebut langsung memicu kobaran api besar pada bagian atas pohon.


"Kejadiannya siang tadi. Suara petir menggelegar di siang bolong, padahal langit masih biru dan tidak ada mendung tebal. Petir langsung mengenai pohon dan muncul nyala api yang besar," ungkapnya kepada awak media.


Kejadian ini menjadi perhatian luas karena bertepatan dengan momen warga desa merayakan tradisi Tahun Baru Padi. Lokasi pohon yang berada di area pemukiman membuat peristiwa tersebut disaksikan langsung oleh ratusan pasang mata, termasuk para tamu dan kerabat dari luar desa yang sedang berkunjung.


"Uniknya, ini pas bertepatan dengan perayaan Tahun Baru Padi di Desa Untang. Jadi, banyak orang yang melihat langsung, baik warga lokal maupun keluarga yang sedang bertamu," tambahnya.


Meski sempat menimbulkan kepanikan karena api berkobar cukup besar di dekat rumah penduduk, warga tidak berani melakukan upaya pemadaman namun tetap siaga agar api tidak merambat ke bangunan di sekitarnya. Atas kejadian ini tidak terjadi kerugian material maupun korban jiwa


Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Pemerintah Desa, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), maupun pihak Kepolisian setempat terkait dampak kerusakan atau langkah antisipasi lebih lanjut atas fenomena alam tersebut.



Rep. Latip Ibrahim

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update